Site icon MerdekaViral24

Ramen Hidangan Mi Khas Jepang

Ramen Hidangan Mi Khas Jepang

Ramen Hidangan Mi Khas Jepang

Ramen adalah hidangan mi khas Jepang yang terdiri dari mi gandum yang disajikan dalam bentuk kuah yang gurih. Biasanya berbahan dasar kaldu daging atau ikan, serta di bumbui dengan kecap asin, miso, atau garam. Selain itu, ramen bisa sajikan dengan berbagai topping seperti: Chashu (irisan daging babi rebus), Menma (bambu fermentasi), Nori (rumput laut kering), Negi (daun bawang), Telur rebus setengah matang (ajitsuke tamago).

Walaupun ramen berasal dari Tiongkok, dan di kenal sebagai “lamian” (拉面) yang artinya “mi tarik”. Bahkan mi ini di buat dengan tangan dan di tarik-tarik hingga menjadi panjang.  Selain itu, Jepang lalu mengadaptasi mi ini dan menciptakan versi mereka sendiri, yang akhirnya di kenal sebagai ramen. Namun nama “ramen” sendiri di yakini berasal dari pengucapan Jepang terhadap “lamian”. Singkatnya pada awal abad ke-20, mi bergaya Tiongkok mulai masuk ke Jepang melalui para imigran Tiongkok, terutama di pelabuhan seperti Yokohama. Sehingga Jepang mengadaptasi mi ini dan menciptakan versi mereka sendiri. Jadi, pertama kali ramen di temukan secara bentuk awalnya adalah di Tiongkok sebagai lamian, tetapi seperti yang kita kenal sekarang adalah hasil pengembangan dan adaptasi dari Jepang.

Variasi Ramen di Jepang :

Berbagai varian sesuai dengan daerah di Jepang. Beberapa di antaranya adalah :

Jenis-Jenis Ramen Berdasarkan Daerah di Jepang

Setiap daerah di Jepang memiliki gaya khas dengan rasa dan bahan yang unik dan berbeda mereka memiliki ciri khas sendiri untuk menciptakan ramen yang berkualitas, yang tentunya untuk menarik pelanggan agar kembali berkunjung. Berikut Jenis-Jenis Ramen Berdasarkan Daerah di Jepang, seperti :

  1. Sapporo  (Hokkaido)

    • Kuah : Miso (miso ramen)

    • Ciri khas: Kuah kental, kaya rasa, sering disajikan dengan jagung manis, mentega, dan daging babi. Cocok untuk musim dingin.

  2. Hakata (Fukuoka/Kyushu)

    • Kuah : Tonkotsu (tulang babi)

    • Ciri khas : Kuah putih, pekat, dan berlemak. Biasanya disajikan dengan chashu dan takana (sayuran fermentasi pedas).

  3. Tokyo

    • Kuah : Shoyu (kecap asin)

    • Ciri khas : Kuah bening berwarna coklat gelap, rasa ringan, mi keriting, dan topping sederhana seperti menma dan nori.

  4. Kitakata  (Fukushima)

    • Kuah : Shoyu

    • Ciri khas : Mi lebar dan tebal, kuah ringan, serta topping yang melimpah.

  5. Kyoto

    • Kuah : Kombinasi antara kaldu ayam dan babi

    • Ciri khas : Tekstur kuah kental dengan rasa gurih mendalam.

Mi Instan: Dari Jepang ke Seluruh Dunia

Di Jepang bahkan ada beberapa museum ramen, seperti di Yokohama (Cup Noodles Museum) dan Shin-Yokohama Ramen Museum. Sehingga beberapa restoran di Jepang (dan luar negeri)  bahkan punya beberapa tantangan makan raksasa dalam waktu tertentu. Walaupun sekarang identik dengan Jepang, mi gandum dalam kuah awalnya merupakan makanan khas Tiongkok. Ramen instan pertama kali ditemukan oleh Momofuku Ando dari perusahaan Nissin pada tahun 1958. Produk pertamanya adalah Chikin Ramen, sehingga ini membuka jalan bagi lahirnya berbagai merek mi instan yang sekarang kita kenal.

Mi Instan : Dari Jepang ke Seluruh Dunia, sebagai berikut :

Ciri Ramen Instan Premium :

Cara Membuat Ramen Rumahan Sederhana (Versi Mudah)

Jika kamu ingin mencoba membuat ramen sendiri di rumah, oleh karna itu berikut Cara Membuat Ramen Rumahan Sedehana (Versi Mudah) simple tapi tetap lezat:

Bahan-bahan :

Untuk kuah dasar (shoyu sederhana) :

Untuk topping :

Langkah-langkah :

  1. Membuat kuah:

    • Rebus air bersama bawang putih dan jahe sampai aromanya keluar (sekitar 10 menit).

    • Tambahkan kecap asin, minyak wijen, dan kaldu bubuk.

    • Koreksi rasa dengan garam dan merica.

  2. Rebus mi:

    • Rebus mi sesuai instruksi pada kemasan, lalu tiriskan.

  3. Menyajikan:

    • Masukkan mi ke dalam mangkuk.

    • Tuangkan kuah panas di atasnya.

    • Tambahkan topping sesuai selera (telur, daging, daun bawang, dll).

Etika Makan  Mi Khas Jepang

Bahkan etika makan mi di Jepang cukup unik dan mencerminkan budaya menghargai makanan serta pembuatnya. Berikut Etika Makan Mi Khas Jepang agar kamu bisa menikmati semangkuk ramen seperti orang lokal :

1. Slurping (Menghirup Mi) Itu Boleh dan Justru Dianjurkan

2. Ucapkan “Itadakimasu” Sebelum Makan

3. Makan Langsung Setelah Di sajikan

4. Gunakan Sumpit dan Sendok dengan Benar

5. Tidak Perlu Pakai Saus Tambahan

6. Makan dengan Tempo Wajar (Cepat tapi Santai)

7. Ucapkan “Gochisousama deshita” Setelah Makan

8. Bayar dan Keluar dengan Sopan

Kini hidangan mi kuah khas jepang yang lagi tren di kalangan anak muda, bisa kita temukan di seluruh dunia. Bahkan, di indonesia juga disesuaikan dengan selera lokal, termasuk varian halal yang menggunakan kaldu ayam atau sapi, sehingga cita rasa sama dengan Ramen.
Exit mobile version