
World Games 2025: Indonesia Loloskan 5 Atlet Ke 16 Besar
World Games 2025: Indonesia Loloskan 5 Atlet Ke 16 Besar Yang Kembali Berhasil Mengharumkan Nama Panjang Tebing. Halo para pencinta olahraga di seluruh Indonesia! Tentu ada kabar gembira yang datang dari arena Panjat Tebing World Games 2025. Di tengah ketatnya persaingan dengan atlet-atlet terbaik dari seluruh dunia. Serta ada lima wakil Merah Putih berhasil menorehkan prestasi gemilang. Terlebihnya dengan ketangguhan dan semangat juang yang tak kenal lelah. Dan mereka sukses menembus babak 16 besar. Kemudian juga capaian ini bukan sekadar angka. Namun melainkan bukti nyata bahwa potensi atlet panjat tebing Indonesia semakin di akui di kancah internasional. Keberhasilan ini menjadi angin segar dan harapan baru. Mari kita simak lebih lanjut kisah inspiratif dari kelima pahlawan olahraga kita.
Mengenai ulasan tentang World Games 2025: Indonesia loloskan 5 atlet ke 16 besar telah di lansir sebelumnya oleh kompas.com.
Lima Atlet Indonesia Lolos Ke Babak 16 Besar (Single Speed 4)
Tentu hal ini mencatat prestasi membanggakan di ajang The World Games 2025 nomor Single Speed 4. Terlebih yang di gelar pada 15 Agustus 2025 di Tianfu Park, Chengdu, Tiongkok. Dalam format lomba baru dengan empat jalur panjat sekaligus ini. Dan para wakil Merah Putih harus bersaing ketat di babak kualifikasi. Serta dengan eliminasi untuk merebut tiket menuju 16 besar. Dari sektor putra, tiga nama berhasil melaju, yakni Kiromal Katibin yang membukukan waktu impresif 4,960 detik. Kemudian juga menjadi salah satu yang tercepat, Raharjati Nursamsa dengan catatan 4,976 detik yang menempatkannya di posisi empat besar kualifikasi. Serta Veddriq Leonardo yang meski berada di peringkat 18 kualifikasi dengan waktu 5,28 detik. Dan mampu lolos lewat babak eliminasi dengan catatan 5,09 detik. Sementara dari sektor putri, dua atlet terbaik yang sukses menembus 16 besar.
World Games 2025: Indonesia Loloskan 5 Atlet Ke 16 Besar Dalam Arena Panjat Tebing
Kemudian juga masih membahas World Games 2025: Indonesia Loloskan 5 Atlet Ke 16 Besar Dalam Arena Panjat Tebing. Dan fakta menarik lainnya adalah:
Format Lomba Speed (Single Speed 4 Lanes)
Hal ini yang menjadi salah satu terobosan baru di dunia panjat tebing yang berhasil menghadirkan persaingan lebih dinamis. Dan juga menegangkan di banding format speed konvensional dua jalur. Dalam sistem ini, dinding panjat di lengkapi empat lintasan sejajar. Serta yang di gunakan secara bersamaan. Sehingga setiap heat di isi oleh empat atlet yang bertanding serentak. Jalannya kompetisi di mulai dari babak kualifikasi. Terlebihnya di mana seluruh peserta di beri kesempatan untuk mencatatkan waktu terbaik dalam lintasan masing-masing. Delapan atlet dengan waktu tercepat secara langsung mengamankan tempat di babak final. Sedangkan peringkat ke-9 hingga ke-24 harus menjalani babak eliminasi tambahan. Pada babak eliminasi ini, para atlet di bagi ke dalam beberapa heat berisi empat orang.
Dan juga hanya dua yang mampu finis tercepat di heat tersebut yang berhak melaju ke babak final. Serta sistem ini memiliki karakteristik unik. Karena penentuan kelolosan tidak bergantung pada catatan waktu total. Jika di bandingkan dengan heat lain, melainkan pada posisi finis di heat masing-masing. Artinya, seorang atlet bisa saja mencatatkan waktu lebih cepat daripada pesaing di heat lain. Namun tetap tersingkir jika hanya finis di urutan ketiga atau keempat di heat-nya. Setelah 16 atlet terpilih gabungan dari delapan terbaik kualifikasi dan delapan pemenang dari babak eliminasi. Kemudian juga kompetisi berlanjut ke fase final yang terdiri dari babak 16 besar, perempat final, semifinal, dan final. Di setiap tahap final, sistem empat lintasan tetap di gunakan. Serta dengan dua atlet tercepat di tiap heat melangkah ke babak berikutnya. Pada akhirnya, empat atlet tersisa di semifinal akan di pertandingkan. Terlebihnya untuk memperebutkan tiket ke babak penentuan medali.
Membanggakan, 5 Wakil Panjat Tebing Tanah Air Melaju Ke 16 Besar
Selain itu, masih membahas Membanggakan, 5 Wakil Panjat Tebing Tanah Air Melaju Ke 16 Besar. Dan fakta lainnya adalah:
Hasil Perorangan (Catatan Waktu)
Hal ini yang menunjukkan performa yang solid dan kompetitif. Baik di sektor putra maupun putri, meskipun ada perbedaan nasib di tiap babak. Dari sektor putra, Kiromal Katibin tampil menonjol di babak kualifikasi dengan waktu 4,960 detik. Terlebih yang menjadi yang tercepat kedua hanya terpaut tipis dari atlet tuan rumah, Jian Guo Long. Dan yang mencatatkan 4,93 detik. Raharjati Nursamsa juga menunjukkan konsistensi luar biasa dengan catatan 4,976 detik. Serta yang menempatkannya di posisi empat besar kualifikasi. Veddriq Leonardo mencatatkan 5,28 detik di kualifikasi dan berada di posisi ke-18. Namun berhasil memanfaatkan babak eliminasi untuk lolos ke final 16 besar berkat waktu 5,09 detik. Kemudian yang cukup untuk masuk dua besar di heat-nya. Sementara itu, Alfian Muhammad Fajri yang membukukan 5,414 detik harus terhenti. Karena tidak mampu menembus posisi dua besar di heat eliminasi.
Dan juga membukukan waktu 6,60 detik di babak kualifikasi dan menempati peringkat ketiga secara keseluruhan. Rajiah Sallsabillah juga lolos ke babak 16 besar dengan catatan 7,23 detik yang menempatkannya di peringkat kedelapan putri. Namun, Puja Lestari dengan waktu 7,285 detik dan Amanda Narda Mutia dengan 7,31 detik gagal lolos. Meskipun waktu mereka relatif kompetitif, karena di sistem Single Speed 4 yang menentukan adalah posisi finis di heat. Serta bukan sekadar perbandingan waktu antarheat. Dari keseluruhan catatan ini terlihat bahwa kecepatan saja belum cukup untuk memastikan kelolosan di format empat jalur ini. Faktor seperti ketepatan start, kemampuan menjaga fokus di tengah tekanan. Serta strategi mengatur ritme menghadapi tiga lawan. Namun sekaligus sangat memengaruhi hasil akhir. Serta prestasi lima wakil Indonesia yang berhasil menembus 16 besar menjadi bukti kekuatan.
Membanggakan, 5 Wakil Panjat Tebing Tanah Air Melaju Ke 16 Besar Dan Siap Bertanding
Selanjutnya juga masih membahas Membanggakan, 5 Wakil Panjat Tebing Tanah Air Melaju Ke 16 Besar Dan Siap Bertanding. Dan fakta lainnya adalah:
Lolos Ke Final Speed Single 4 Lanes
Hal ini menjadi kelanjutan dari performa impresif mereka sejak babak kualifikasi hingga fase eliminasi. Dalam format empat jalur ini, persaingan berlangsung ketat karena setiap heat diisi empat atlet. Dan juga hanya dua tercepat yang berhak melaju ke tahap berikutnya. Dari catatan resmi lomba, empat atlet Indonesia Kiromal Katibin, Raharjati Nursamsa, Desak Made Rita Kusuma Dewi. Serta Rajiah Sallsabillah. Terlebih yang berhasil menempati posisi delapan besar pada babak kualifikasi. Sehingga langsung mengamankan tiket menuju babak final tanpa perlu melalui eliminasi tambahan. Sementara itu, Veddriq Leonardo yang berada di posisi ke-18 kualifikasi harus berjuang melalui babak eliminasi. Namun sukses melaju ke final setelah mencatat waktu 5,09 detik.
Dan juga finis di posisi dua besar pada heat-nya. Keberhasilan kelima atlet ini masuk ke babak final menandai pencapaian strategis. Karena di fase tersebut setiap race menjadi krusial. Babak final di mulai dari putaran 16 besar. Terlebih di mana setiap heat kembali berformat empat jalur. Dan dua tercepat melangkah ke putaran selanjutnya. Sistem ini membuat setiap detik di lintasan sangat berarti. Karena sedikit saja terlambat start atau melakukan kesalahan dapat langsung mengakhiri peluang. Dari lima wakil Indonesia di final, Desak Made Rita menunjukkan konsistensi tinggi dan melaju jauh hingga ke perebutan posisi empat besar. Sedangkan Raharjati Nursamsa berhasil menembus perempat final di sektor putra.
Jadi itu dia beberapa fakta mengenai Indonesia loloskan 5 atlet ke 16 besar dalam World Games 2025.